/*Iklan ---------------------------------------- */

Upgrade BTS 4G Mencapai USD3 Miliar

Minggu, 08 Mei 2011

Berbagai operator dunia tengah bersiap 'hijrah' ke layanan 4G. Riset terbaru ABI Research mengungkapkan bahwa pelaku industri telekomunikasi bakal menggelontorkan uang hingga USD3 miliar demi meng-upgrade BTS mereka.

"Kami memperkirakan pengeluaran untuk perlengkapan 4G guna meng-upgrade BTS akan mencapai USD3 miliar pada 2011 dan berpotensi menyentuh angka USD116,5 juta di tahun 2016," jelas Jake Saunders selaku VP for Forecasting ABI Research seperti dilansir Cellular News, Sabtu (7/5/2011).

Berdasarkan laporan ABI Research, sepanjang 2011, setidaknya terdapat 32 ribu BTS yang akan diupgrade agar bisa mendukung layanan 4G. Sebanyak 19 ribu BTS baru akan dipasang di tempat-tempat baru untuk membantu memenuhi kapasitas sekaligus mengurangi dead spot serta wilayah yang masih memiliki jaringan lemah.

Di sejumlah negera, pihak regulator kabarnya mulai mengambil kembali spektrum yang sebelumnya dialokasikan untuk siaran televisi analog serta melelang pita frekuensi 790-862 MHz demi mendukung layanan 4G, terutama di wilayah-wilayah terpencil.

"Teknologi-teknologi inovatif seperti HSxPA, HSPA+, LTE dan LTE Advanced membantu pihak operator memaksimalkan penggunaan spektrum mereka," ujar direktur mobile networks ABI Research Aditya Kaul.

"Meski begitu, para insinyur telah mendekati batas jumlah informasi yang bisa dibawa oleh setiap Hertz spektrum. Anda tidak bisa memungkiri kelebihan yang didapat dari penambahan spektrum untuk meningkatkan kapasitas jaringan," imbuhnya.

Lebih lanjut, ABI Research menemukan rupanya bukan hanya pelaku telekomunikasi yang sudah matang seperti Prancis, Portugal, Inggris dan Swiss yang mulai mengalokasikan spektrum 4G pada pita frekuensi 800 MHz, melainkan juga di wilayah-wilayah India, Chile, Argentina dan Polandia.

Berita Terkait:

Iklan