Real Madrid Juara Liga Champions 2022

Minggu, 29 Mei 2022

Real Madrid berhasil menjadi juara Liga Champions 2021/2022. Los Blancos meraihnya setelah menumbangkan Liverpool 1-0.
Liverpool vs Real Madrid tersaji di Stade de France, Minggu (29/5/2022) dini hari WIB. Si Merah bermain sangat dominan di babak pertama dengan banyak menekan Los Blancos.

Alih-alih mencetak gol, Liverpool malah nyaris tertinggal sebelum turun minum. Karim Benzema mampu merobek gawang Liverpool, namun gol itu dianulir karena berbau offside.

Babak kedua menjadi milik Real Madrid. Anak asuh Carlo Ancelotti mampu mengambil momen dan memimpin 1-0 lewat Vinicius Junior di menit ke-59.

Gol itu membuat duel berjalan makin seru. Madrid tidak bermain bertahan dan Liverpool sangat agresif menyerang sampai mampu membuat peluang emas, namun Thibaut Courtois tampil gemilang.

Tak ada gol tambahan sampai laga tuntas. Real Madrid keluar sebagai juara Liga Champions 2021/2022.

Ini menjadi gelar Liga Champions yang ke-14 bagi Real Madrid. Gelar sebelumnya didapat Madrid juga saat mengalahkan Liverpool.

Kedua tim secara total sudah tiga kali bertemu di final Liga Champions. Liverpool memenangi pertemuan pertama yang berlangsung pada musim 1980/1981. Saat bertanding di Parc des Princes, Si Merah menang 1-0 berkat gol Alan Kennedy.

Madrid kemudian membalas pada 2018. Saat bertanding di NSC Olimpiyskiy Stadium, Kiev, Ukraina, Los Merengues menang dengan skor akhir 3-1.

Susunan Pemain:
Liverpool: Alisson; Trent Alexander-Arnold, Virgil van Dijk, Ibrahima Konate, Andrew Robertson; Jordan Henderson, Fabinho, Thiago; Mohamed Salah, Sadio Mane, Luis Diaz.

Real Madrid: Thibaut Courtois; Dani Carvajal, Eder Militao, David Alaba, Ferland Mendy; Luka Modric, Casemiro, Toni Kroos; Federico Valverde, Karim Benzema, Vinicius Junior.
Baca Selengkapnya - Real Madrid Juara Liga Champions 2022

Hasil Drawing 32 Besar Liga Champions 2021/2022

Jumat, 27 Agustus 2021

Grup A: Manchester City, Paris St-Germain, RB Leipzig, Club Bruges

Grup B: Atletico Madrid, Liverpool, Porto, AC Milan

Grup C: Sporting Lisbon, Borussia Dortmund, Ajax, Besiktas

Grup D: Inter Milan, Real Madrid, Shakhtar Donetsk, Sheriff Tiraspol

Grup E: Bayern Munich, Barcelona, ​​​​Benfica, Dynamo Kyiv

Grup F: Villarreal, Manchester United, Atalanta, Young Boys

Grup G: Lille, Sevilla, FC Salzburg, Wolfsburg

Grup H: Chelsea, Juventus, Zenit St Petersburg, Malmo
Baca Selengkapnya - Hasil Drawing 32 Besar Liga Champions 2021/2022

Chelsea Juara Liga Champions 2021

Minggu, 30 Mei 2021

Manchester City melawan Chelsea di pertandingan final Liga Champions 2020-2021. Duel antara dua tim besar Inggris itu berlangsung di Stadion do Dragao, Porto, Portugal, Minggu (30/5/2021), dini hari WIB.

Pertandingan berjalan sengit sejak menit pertama karena kedua tim sama-sama bermain terbuka. Meski begitu, Chelsea bisa tersenyum pada akhir pertandingan karena menang 1-0 atas Man City sehingga menjadi juara.

Man City dan Chelsea memulai babak pertama dengan baik. Dua tim besar Inggris itu jual-beli serangan sehingga tempo permainan pun meningkat dengan cepat meski pertandingan baru dimulai.

Chelsea dan Man City sama-sama mendapatkann peluang berbahaya. Chelsea melalui aksi Timo Werner, sedangkan Man City mendapatkan peluang berkat pergerakan Raheem Sterling.

Keadaan tidak memihak Chelsea pada menit ke-39. Bek tengah senior Chelsea, Thiago Silva, digantikan Andreas Christensen karena cedera.

Meski begitu, Chelsea justru mampu unggul 1-0 atas Man City pada menit ke-42. Kai Havertz mencatatkan namanya di papan skor usai menerima operan Mason Mount. Gol Havertz membuat Chelsea unggul 1-0 atas Man City saat waktu turun minum tiba.

Man City langsung mendominasi penguasaan bola pada awal babak kedua. The Citizens -julukan Man City- mengurung pertahanan Chelsea untuk mendapatkan gol penyeimbang kedudukan.

Upaya Man City mendapatkan pukulan telak saat Kevin De Bruyne harus digantikan Garbiel Jesus pada menit ke-60. Mata kiri pemain asal Belgia itu mengalami cedera setelah berbenturan dengan Antonio Rudiger.

Waktu pun makin tidak memihak pada Man City. Pertahanan rapat The Blues -julukan Chelsea- dan serangan baliknya merepotkan Man City jelang akhir pertandingan.

Keunggulan 1-0 Chelsea atas Man City bertahan hingga pertandingan berakhir. The Blues pun mendapatkan trofi Liga Champions kedua mereka setelah yang pertama pada 2012 silam. Di sisi lain, Man City gagal untuk mengukir sejarah dengan menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya.

Susunan pemain Man City vs Chelsea:

Man City (4-3-3): Ederson; Kyle Walker, John Stones, Ruben Dias, Oleksandr Zinchenko; Kevin De Bruyne, Ilkay Gundogan, Bernardo Silva; Riyad Mahrez, Raheem Sterling, Phil Foden.

Pelatih: Josep Guardiola

Chelsea (3-4-2-1): Edouard Mendy; Cesar Azpilicueta, Thiago Silva, Antonio Rudiger; Reece James, N'Golo Kante, Jorginho, Ben Chilwell; Mason Mount, Kai Havertz; Timo Werner.

Pelatih: Thomas Tuchel
Baca Selengkapnya - Chelsea Juara Liga Champions 2021

Pertandingan 16 Besar Liga Champions 2020/2021

Selasa, 15 Desember 2020

Borussia Monchengladbach vs Manchester City
Lazio vs FC Bayern Munchen
Atletico Madrid vs Chelsea
RB Leipzig vs Liverpool
FC Porto vs Juventus
FC Barcelona vs PSG
Sevilla vs Borussia Dortmund
Atalanta vs Real Madrid
Baca Selengkapnya - Pertandingan 16 Besar Liga Champions 2020/2021

Manchester United 5-0 RB Leipzig (29/10/2020)

Jumat, 30 Oktober 2020

Manchester United meraih poin sempurna saat menjamu RB Leipzig dalam lanjutan Liga Champions. Setan Merah menang 5-0, dengan Marcus Rashford mencetak hat-trick.

MU vs Leipzig bertarung di pertandingan kedua Grup H Liga Champions 2020. Duel kedua tim digelar di Old Trafford, Kamis (29/10/2020) dini hari WIB.


Di babak pertama, MU berhasil mencetak gol lewat Mason Greenwood. Skor 1-0 untuk tim tuan rumah bertahan hingga turun minum.


Meski unggul di babak pertama, statistik menunjukkan MU masih kalah agresif ketimbang Leipzig. Tim tamu tercatat melepaskan tujuh tembakan dan 55 persen penguasaan bola, sementara Setan Merah empat kali melakukan percobaan dan menguasai bola 45 persen.


Pada babak kedua, MU menambah empat gol lewat trigol Rashford dan sepakan penalti Anthony Martial. Skuad asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu menyelesaikan duel dengan kemenangan 5-0.


Fred membuka peluang di menit keenam. Gelandang MU itu melepaskan bola tembakan dari luar kotak penalti yang bisa ditepis kiper Leipzig, Peter Gulacsi, dan menghasilkan sepak pojok.


Gol! MU mencetak gol di menit ke-21 lewat Mason Greenwood. Bintang muda Setan Merah itu mendapatkan umpan terobosan Paul Pogba, sebelum menceploskan bola ke gawang Leipzig.


Video Assistant Referee (VAR) sempat meninjau gol Greenwood lantaran terindikasi offside. VAR mengakhiri tinjauannya dan menyatakan gol MU sah. 1-0 tuan rumah memimpin.


Leipzig mencoba membalas keadaan lewat upaya percobaan Christopher Nkunku di menit ke-23. Bola sepakan on targetnya masih bisa digagalkan David De Gea dan hanya berujung tendangan sudut.


Tidak ada gol tambahan hingga waktu istirahat. MU unggul 1-0 di babak pertama.


Memasuki babak kedua, kedua tim tidak mengendurkan serangannya. Greenwood menembak bola dari pinggir kotak penalti di menit ke-50. Gulacsi dapat menyelamatkan gawangnya.


Leipzig balik mengancam di menit ke-64. Bola sundulan Ibrahima Konate mengarah tepat ke gawang MU, namun De Gea mampu menepisnya keluar lapangan.


Marcus Rashford mencetak gol di menit ke-76 setelah menerima umpan Bruno Fernandes dan melakukan solo ron, sebelum menaklukkan Gulacsi. Hakim garis mengangkat bendera tanda offside.


VAR meninjau ulang gol Rashford tersebut dan menyatakan tidak ada pelanggaran offside yang terjadi. Alhasil, gol MU dinyatakan sah. Tuan rumah unggul 2-0.


Gol! MU menambah keunggulan di menit ke-78. Rashford mencatatkan gol keduanya di laga kali ini.


Penyerang Timnas Inggris itu meliuk-liuk melewati lawan di dekat kotak penalti, sebelum melepaskan bola tembakan keras yang menghujam gawang Leipzig. MU menjauh 3-0.


Baca juga: 8 Data-Fakta Jelang MU vs RB Leipzig

Penalti! MU mendapat hadiah tendangan 12 pas di menit ke-87. Anthony Martial dijatuhkan Marcel Sabiltzer di kotak terlarang.


Martial maju sebagai eksekutor penalti dan menyelesaikan tugasnya dengan sempurna. MU unggul 4-0.


MU kembali merobek jala Leipzig satu menit berselang melalui Edinson Cavani selepas mendapat operan dari Fernandes. Namun, hakim garis sudah menaikkan bendera tanda offside.


Gol! Rashford mencatatkan hat-trick ke gawang Leipzig di menit injury time. Bintang 22 tahun itu sukses memaksimalkan umpan matang Martial di kotak penalti dan menembak bola masuk ke gawang Leipzig.


Skor 5-0 untuk kemenangan MU menjadi hasil akhir pertandingan kali ini.


Susunan Pemain


Manchester United: David De Gea; Victor Lindelof, Harry Maguire, Aaron Wan-Bissaka (Axel Tuanzebe 81'), Luke Shaw; Nemenja Matic (Scott McTominay 63'), Fred; Donny van de Beek (Bruno Fernandes 68'), Mason Greenwood (Marcus Rashford 63'), Paul Pogba; Anthony Martial.


RB Leipzig: Peter Gulacsi; Dayot Upamecano, Ibarhima Konate, Benjamin Henrichs (Marcel Sabiltzer 63') , Marcel Halstenberg; Emil Forsberg, Kevin Kampl (Justin Kluivert 74'), Daniel Olmo, Christopher Nkunku (Alexander Soerloth 66'), Angelino, Yussuf Poulsen.

Baca Selengkapnya - Manchester United 5-0 RB Leipzig (29/10/2020)

Bayern Muenchen Juara Liga Champions 2019/2020

Senin, 24 Agustus 2020

Final Liga Champions Paris Saint-Germain (PSG) vs Bayern Muenchen tuntas sudah. Pertandingan berlangsung menarik, Bayern Munich menang 1-0 dan jadi juara!

Final Liga Champions musim 2019/2020 menyajikan duel raksasa Prancis vs raksasa Jerman, PSG vs Bayern Muenchen. Pertandingan berlangsung di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal, Senin (24/8/2020) dini hari WIB.

Kedua tim punya cara berbeda untuk saling teror. PSG mengandalkan kecepatan trisulanya yakni Neymar, Kylian Mbappe, dan Angel Di Maria.

Bayern Muenchen punya cara berbeda. Die Roten bermain dengan tenang, menguasai penguasaan bola.

Pertandingan berlangsung ketat dan akhirnya hanya satu gol yang tercipta. Adalah Kingsley Coman, yang mencetaknya di paruh babak kedua tepatnya di menit ke-59 dan sudah cukup mengantar Bayern Muenchen jadi juara. Ini adalah titel keenam Bayern Munich menjuarai Liga Champions.

Babak pertama berjalan, kedua tim langsung bermain terbuka dan menekan. PSG punya trisula Neymar-Kylian Mbappe-Angel Di Maria. Sedangkan Bayern Muenchen mengandalkan Robert Lewandowski yang ditopang oleh Kingsley Coman, Thomas Mueller, dan Serge Gnarby.

Menit keenam, Thiago melakukan percobaan. Dirinya melepas tendangan keras dari luar kotak penalti, tapi masih melambung jauh.

Menit ke-12 dan 15, Kylian Mbappe punya dua peluang. Sayangnya, dua kali sepakan pemain muda Prancis itu masih bisa diblok Goretzka dan Kimmich.

Menit 18 peluang emas dari Neymar! Menerima umpan dari Mbappe di dalam kotak penalti, dirinya berhadapan dengan Neuer. Kiper Bayern Muenchen itu masih bisa mementahkan sepakan kaki kiri Neymar.

Bola sempat menjadi liar, Neymar kembali mencoba melakukan operan ke tengah, lagi-lagi ditepis Neuer.

Menit ke-21, Bayern Muenchen gantian mengancam. Robert Lewandowski dari dalam kotak penalti, sambil membalikkan badan melepas sepakan yang membentur tiang kanan gawangnya Navas.

Menit 24, giliran Angel Di Maria yang punya peluang. Bermain satu-dua dengan Ander Hererra, Di Maria melepas tendangan yang masih melenceng tipis ke atas gawang.

Ander Herrera gantian bikin peluang. Dirinya menyambut sepakan bola mentah dari situasi tendangan bebas di sisi kanan pertahanan Die Roten. Mengarah ke gawang namun masih membentur Goretzka.

Menit 31, Lewandowski nyaris menjebol gawang PSG. Sundulannya di depan gawang dapat ditepis Navas dengan refleks yang cepat.

Menit-menit akhir babak pertama, Mbappe kembali dapat kesempatan. Dirinya berdiri bebas di kotak penalti, tapi tembakannya masih kurang kuat dan mengarah ke pelukan Neuer.

Menit ke-52, terjadi keributan. Berawal dari pelanggaran Gnabry kepada Neymar di tengah lapangan.

Pemain PSG, Paredes naik pitam dan mencengkram jersey belakang Gnabry. Para pemain kedua tim mencoba menenangkan, hingga akhirnya baik Gnabry dan Paredes diganjar kartu kuning.

Gol buat Bayern Muenchen di menit ke-59, Kimmich melepas umpan lambung terukur ke kotak penalti PSG. Kingsley Coman yang tak terkawal mampu menyundul bola ke gawangnya Keylor Navas.

Menit 62, Coman nyaris menggandakan keunggulan. Dari situasi yang sama, kali ini Thomas Mueller yang melepas umpan lambung, tendangannya dapat disapu Thiago Silva.

Menit 66, Alaba coba peruntungan. Menyambut bola liar dari tendangan sudut, sepakannya masih melambung jauh.

Semenit kemudian, Kylian Mbappe kembali mengancam. Umpan dari Di Maria ke depan gawang disambut dengan sontekan yang dengan tenang diaman Neuer.

Menit 70, Marquinhos nyaris cetak gol buat PSG. Menerima umpan tarik dari Di Maria, sontekannya kembali dimentahkan Neuer.

Menit 74, Neymar melakukan percobaan dari luar kotak penalti. Tembakannya masih melenceng ke atas gawang.

Di menit tambahan, PSG nyaris menyamakan kedudukan. Neymar melepas umpan di depan gawang, sayangnya Choupo-Moting tak mampu melanjutkannya ke dalam gawang.

Hingga peluit akhir, Bayern Muenchen mampu mempertahankan keunggulan. Die Roten juara Liga Champions musim 2019/2020!

Susunan Pemain:

PSG: Navas, Kehrer, Silva, Kimpembe, Bernat (Kurazawa 80'), Herrera (Draxler 72'), Marquinhos, Paredes (Verratti 64'), Di Maria (Choupo-Moting 80'), Mbappe, Neymar.

Bayern Muenchen: Neuer, Kimmich, Boateng (Sule 25'), Alaba, Davies, Thiago (Tolisso 86'), Goretzka, Gnabry (Coutinho 68'), Muller, Coman (Perisic 68'), Lewandowski.

Baca Selengkapnya - Bayern Muenchen Juara Liga Champions 2019/2020

Bayern Muenchen 3-0 Lyon (20/8/2020)

Kamis, 20 Agustus 2020

Bayern Munich menang 3-0 atas Lyon di semifinal Liga Champions. Die Roten pun maju ke final untuk menghadapi Paris Saint-Germain.

Bertanding di Estadio Jose Alvalade, Lisbon, Kamis (20/8/2020) dini hari WIB, Bayern menang telak atas Lyon, sesuai banyak prediksi. Gol kemenangan dicetak lewat brace Serge Gnabry di menit ke-18 dan 33 dan satu gol Robert Lewandowski di menit ke-88.

Bagi Bayern, sukses ini menganar mereka ke final. Selanjutnya, pasukan Hans-Dieter Flick akan menghadapi PSG di babak puncak. Final sendiri akan digelar di Estádio da Luz, Lisbon, Portugal, Senin (24/8/2020) dini hari WIB.

Laga berjalan ketat sejak awal. Lyon sempat menebar ancaman lewat Memphis Depay, namun sepakannya masih melenceng ke sisi kanan.

Bayern membalas di menit ke-11. Leon Goretzka meneruskan sodoran Lewandowski dengan sepakan, namun upayanya juga masih melenceng.

Saat kondisi terlihat sama kuat, Gnabry memecah kebuntuan di menit ke-18. Sodoran Joshua Kimmich, bisa diteruskan menjadi gol lewat sepakan kaki kirinya. Bayern memimpin 1-0.

Bayern kian percaya diri usai memimpin. Beberapa kali peluang dihadirkan lewat aksi Gnabry lagi atau Mueller.

Peluang oke datang di menit ke-31. Lewandowski bisa melepaskan tembakan kaki kanan jarak dekat, namun bolanya bisa ditepis kiper Lyon, Anthony Lopes.

Terus menekan, Bayern akhirnya bisa menggandakan kedudukan. Gnabry kembali mencatatkan namanya di papan skor, usai mencetak gol jarak dekat pada menit ke-33. Skor 2-0 bertahan hingga jeda.
Baca juga: Lyon Vs Bayern Munich: Die Roten Unggul 2-0 di Babak Pertama

Di babak kedua, Bayern masih terus menggempur Lyon. Ivan Perisic sempat punya kans di menit ke-51, namun upayanya bisa diredam Lopes.

Lyon sesekali membalas. Di menit ke-56, Marcelo bisa menanduk bola kiriman Depay, namun masih bisa diamankan dengan mudah oleh Manuel Neuer.

Lyon sempat punya situasi oke saat upaya mengejar ketertingalannya. Namun, lini belakang Bayern masih terlalu tangguh dijebol.

Bayern sendiri sesekali masih menekan Lyon. Sampai akhirnya, Lewandowski bisa mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-88.

Berawal dari tendangan bebas, Kimmich bisa mengirim bola ke kotak penalti, dan bolanya bisa ditanduk Lewandowski. Boalnya masuk ke gawang Lyon, dan memastikan kemenangan 3-0.

Hingga laga bubar, kemenangan Bayern tetap bertahan. Hasil ini membuat raksasa Bundesliga itu melaju ke final, dan akan menantang PSG.
Baca juga: 9 Data-Fakta Lyon Vs Bayern di Semifinal Liga Champions

Susunan Pemain

Lyon: Lopes, Denayer, Marcelo, Marcal (Cherki 73'), Dubois (Tete 67'), Caqueter, Guimaraes (Mendes 46'), Aouar, Maxwell, Ekambi (Reine-Adelaide 67'), Depay (Dembele 56')

Bayern Munich: Neuer, Davies, Alaba, Boateng (Suele 46'), Kimmich, Goretzka (Pavard 82'), Thiago (Tolisso 82'), Mueller, Gnabry (Coutinho 75'), Perisic (Coman 63'), Lewandowski
Baca Selengkapnya - Bayern Muenchen 3-0 Lyon (20/8/2020)

PSG 3-0 RB Leipzig (19/8/2020)

Rabu, 19 Agustus 2020

Paris Saint-Germain masih terlalu kuat untuk RB Leipzig. Mereka mampu menang 3-0 dan melaju ke babak final Liga Champions.

Leipzig menghadapi PSG tersaji di Estadio da Luz, Lisbon, pada babak semifinal Liga Champions Rabu (19/8/2020) dini hari WIB. Les Parisens mampu dengan apik meredam permainan cepat Die Roten Bullen.

Dikutip dari Opta, kedua tim sebenarnya sama-sama melepaskan 14 tembakan. Namun, PSG tampil lebih efektif.

Pasukan Thomas Tuchel mencatatkan sembilan tembakan on target. Sementara, upaya Leipzig hanya tiga yang mengarah ke gawang.

Dua gol PSG di laga ini tercipta di babak pertama. Gol pembuka lahir lewat sundulan Marquinhos menyambut umpan tendangan bebas Angel Di Maria di menit ke-13. Di Maria kemudian mencatatkan namanya di papan skor sendiri tiga menit menjelang turun minum.

Pada babak kedua, PSG menambah satu gol lewat Juan Bernat pada menit ke-56. Gol pemain asal Spanyol ini, sekaligus memastikan PSG menang 3-0.

Hasil ini mengantarkan PSG melaju ke partai final Liga Champions. Tim asal Ibu Kota Prancis ini akan menghadapi pemenangan antara Olympique Lyon vs Bayern Munich yang akan dilangsungkan, Kamis (20/8/2020) dini hari WIB.

Laga final sendiri bakal dihelat di Estadio da Luz pada Senin (24/8/2020) dini hari WIB

Baca Selengkapnya - PSG 3-0 RB Leipzig (19/8/2020)

Manchester City 1-3 Lyon (16/8/2020)

Senin, 17 Agustus 2020

Manchester City vs Lyon berlangsung ketat dalam perempatfinal Liga Champions. Hasil akhir, Lyon menang 3-1 dan lolos ke babak selanjutnya.

Duel perempatfinal Liga Champions Manchester City vs Lyon digelar di Estadio Jose Alvalade, Lisbon, Portugal pada Minggu (16/8/2020) dini hari WIB. Les Gones memimpin laga dengan skor 1-0, lewat gol semata wayang Maxwel Cornet di babak pertama.

Manchester City yang sempat buntu, bisa pecah telur di menit ke-69 lewat Kevin De Buryne.

Sepuluh menit kemudian, pemain pengganti Moussa Dembele mencetak gol lagi untuk Lyon. Di menit ke-87, dirinya kembali mencetak gol dan mengunci kemenangan Lyon 3-1.

Hasil itu membawa Lyon melaju ke semifinal dan akan wakil dari Jerman, Bayern Munich pada Kamis (20/8/2020) dini hari WIB mendatang.

Kedua tim langsung bermain terbuka. Peluang untuk Lyon di menit ke-10. Dari situasi tendangan sudut, bek Fernando Marcal melepas tembakan keras dari luar kotak penalti namun masih mengarah ke pelukan Ederson.

Gol untuk Lyon di menit ke-24! Berawal dari umpan panjang ke depan kotak penalti Man City, Joao Cancelo memotong bola dari Toko Ekambi. Di belakangnya ada Maxwel Cornet yang tak terkawal, menyambar bola liar, dan langsung melepas tembakan keras mengoyak gawang.

Menit 28, Manchester City gantian mengancam. Tendangan bebas Kevin De Bruyne dari sisi kanan pertahanan Lyon mengarah ke gawang dan bisa ditepis Anthony Lopes.

Menit 39, lagi-lagi tendangan bebas dari De Bruyne dengan spot yang sama. Namun kembali, Lopes bisa menghalaunya.

Menit 43, Walker menusuk ke dalam kotak penalti dan mengirim umpan tarik ke Rodrigo. Sayang, sepakan dari nama terakhir masih mudah ditangkap Lopes.

Raheem Sterling nyaris menyamakan kedudukan di menit akhir babak pertama. Tendangannya masih bisa diblok Marcelo dan hanya berujung corner kick.

Babak kedua, Manchester City langsung menekan. Peluang didapatkan di menit ke-60 lewat tendangan bebas Kevin De Bruyne dari jarak sekitar 25 meter di depan gawang. Lopes lagi-lagi mampu menepisnya.

Menit 63, Lyon keluar dari kepungan City. Marcal maju ke depan dan melepas shooting dari luar kotak penalti. Ederson masih bisa menangkap bola.

Menit 66, De Bruyne kembali mengeksekusi tendangan bebas. Kali ini, melambung di atas mistar gawang.

Gol untuk Manchester City! Di menit ke-69, Raheem Sterling dengan tenang mengontrol bola di sisi kanan pertahanan Lyon. Dirinya mengirim bola ke Kevin De Bruyne yang langsung dituntaskan dengan mulus.

Menit 71, Gabriel Jesus mencoba peruntungan dengan tendangan dari dalam kotak penalti. Lopes kembali mementahkannya.

Gabriel Jesus nyaris mencetak gol di menit 77. Berdiri bebas, dirinya gagal menyambar umpan Sterling yang tembakannya malah memantul ke tanah dan melambung.

Gol untuk Lyon di menit ke-79! Moussa Dembele yang lolos dari jebakan offside mampu menyambut umpan dari Aouar dan menaklukkan Ederson dalam duel satu lawan satu.

Menit 85, Sterling punya peluang emas. Di depan gawang yang kosong menyambut umpan Jesus, tendangannya malah melayang jauh!

Menit 87, gol lagi buat Lyon! Aouar melepas sepakan yang tak bisa ditangkap sempurna oleh Ederson. Tanpa ampun, Dembele mencetak gol keduanya dan membawa Lyon menang 3-1.

Hingga peluit akhir, City tak mampu mengejar.

Susunan pemain:

Man City: Ederson, Walker, Garcia, Laporte, Cancelo, Fernandinho (Mahrez 56'), Rodrigo (Silva 83'), Gundogan, De Bruyne, Sterling, Jesus

Lyon: Lopes, Denayer, Marcelo, Marcal, Dubois (Tete 74'), Cornet, Caqueret, Guimaraes (Mendes 70'), Aouar, Toko Ekambi (Jeff Reine-Adelaide 85'), Depay (Dembele 74')

Baca Selengkapnya - Manchester City 1-3 Lyon (16/8/2020)

Barcelona 2-8 Bayern Muenchen (15/8/2020)

Sabtu, 15 Agustus 2020

Bayern Munich melenggang ke semifinal Liga Champions. Robert Lewandowski cs mempermalukan Barcelona dengan skor telak 8-2.

Laga Barcelona Vs Bayern Munich pada babak perempatfinal Liga Champions digelar di Estadio Da Luz, Sabtu (15/8/2020) dini hari WIB. Bayern sudah unggul 4-1 di periode ini, berkat dua gol Thomas Mueller dan masing-masing satu gol Ivan Perisic dan Serge Gnabry.

Barcelona cuma membalas satu kali melalui gol bunuh diri David Alaba. Barcelona lantas sempat menghidupkan peluang di menit ke-57, saat Suarez memperkecil selisih menjadi 2-4.

Tapi Bayern tanpa ampun mencetak empat gol lainnya, berturut-turut dari Joshua Kimmich, Robert Lewandowski, dan Philippe Coutinho (2 gol). Dengan kemenangan besar ini, Bayern melenggang ke semifinal dan akan menghadapi pemenang duel Manchester City Vs Lyon.

Pertandingan berjalan tiga menit ketika Sergi Roberto merangsek di kanan dan mengirimkan umpan silang mendatar. Jerome Boateng memotong operan tersebut agar tak mencapai Luis Suarez.

GOL! Bayern memimpin di menit keempat. Menerima bola dari Ivan Perisic di kiri, Thomas Mueller memainkan umpan satu-dua dengan Robert Lewandowski dan menaklukkan Marc-Andre ter Stegen dengan sepakan kaki kirinya.

Gol balasan dari Barcelona! Keunggulan Bayern hanya bertahan tiga menit saja. Jordi Alba lolos dari jebakan offside di sisi kiri dan dengan leluasa mengirim umpan silang ke Suarez di tengah.

David Alaba bermaksud memotong operan itu, tapi sepakannya malah meluncur ke atas Manuel Neuer dan masuk ke gawang. Gol bunuh diri yang cantik dari Alaba.

Peluang bagus dari Barcelona di menit ke-9. Nelson Semedo meneruskan umpan dari Messi ke Suarez yang merangsek di tengah. Tinggal menghadapi kiper, sontekan Suarez masih bisa ditepis.

Nyaris Barcelona membalikkan keadaan semenit berselang. Berawal dari sepak pojok di sisi kanan, Messi mengirim umpan silang yang gagal disambar dengan sempurna oleh Sergio Busquets. Bola meluncur dan mengenai tiang.

Bayern merespons. Sepakan voli Lewandowski masih melambung, demikian halnya dengan sundulan Leon Goretzka.

Messi membuang peluang apik di menit ke-20. Bintang asal Argentina itu menusuk dari kanan dan mendapatkan celah untuk menembak, hanya saja penyelesaiannya kurang tajam. Tembakan Messi bisa diamankan oleh Neuer.

Semenit kemudian, Bayern mencetak gol. Barcelona kehilangan bola di lini tengah dan bola bergulir ke Serge Gnabry. Ia menyodorkannya ke Ivan Perisic, yang menuntaskan kesempatan tanpa ampun.

Bayern terus menekan Barcelona. Ter Stegen gagal menghalau umpan silang Perisic dengan sempurna di menit ke-27 dan bola malah jatuh ke kaki Lewandowski. Tapi kiper Barcelona itu masih mampu bereaksi dan melakukan blok.

Namun tak lama berselang Bayern mendapatkan gol ketiga, usai merebut penguasaan dari Barcelona. Umpan terobosan cantik dari Goretzka diselesaikan dengan sepakan voli Gnabry.

Robert Lewandowski hampir mencetak gol di menit ke-29, memanfaatkan kesalahan lain dari Barcelona. Umpan ceroboh Ter Stegen diserobot Lewandowski, tapi beruntung buat kiper Barcelona itu karena masih bisa membelokkan bola ke luar lapangan.

GOL! Bayern mendapatkan gol keempat di menit ke-31. Umpan silang Joshua Kimmich dari kanan disontek Thomas Mueller di tiang dekat.

Sebuah peluang dari Lewandowski masih mengarah tepat ke Ter Stegen di menit ke-39. Barcelona mencoba merespons, namun peluang Suarez di menit ke-45 belum cukup untuk menaklukkan Neuer. Babak pertama berakhir.

Tiga menit babak kedua berjalan, Bayern sudah menciptakan peluang bagus. Muller menerima bola di depan kotak penalti dan menahannya, sebelum kemudian mengoper ke Perisic. Tembakan keras Perisic masih bisa dibendung Ter Stegen.

Berjarak dua menit kemudian, Bayern mendapatkan kesempatan lain. Umpan terobosan Kimmich diterima Goretzka, tapi penyelesaiannya masih melambung.

GOL! Barcelona menipiskan ketertinggalan di menit ke-57. Alba menerima bola di sisi kiri dan mengopernya ke Suarez di tengah. Suarez lantas mengecoh Boateng dan dengan dingin menaklukkan Neuer dengan sepakan mendatar ke pojok kanan bawah.

Bayern membalas di menit ke-63. Alphonso Davies menusuk dari kiri, melewati adangan Nelson Semedo, lalu melepaskan umpan tarik yang disambar Kimmich di depan gawang.

Tak lama setelah masuk ke lapangan di menit ke-67, Kingsley Coman sudah mendapatkan kesempatan mencetak gol. Tembakannya diblok Alba yang datang di momen terakhir.

Kerja sama apik Barcelona berujung peluang untuk Messi di menit ke-77. Akan tetapi tembakannya masih mudah dibaca oleh Neuer.

Bayern mencetak gol keenam di menit ke-82. Tusukan Philippe Coutinho di sisi kiri diakhiri dengan umpan silang yang disambar Lewandowski di tiang jauh. Video Assistant Referee (VAR) sempat meninjau gol ini atas potensi adanya offside, tapi diputuskan sah.

Bayern belum berhenti! Coutinho mencetak gol ketujuh Bayern di laga ini pada menit ke-85, menuntaskan umpan Mueller.

Coutinho! Pemain pinjaman Barcelona ini mengubah skor menjadi 8-2 di menit ke-89 usai menyambar bola liar hasil dari umpan Lucas Hernandez yang membentur kaki Semedo.

Tak ada gol lain tercipta sampai pertandingan usai. Bayern menang 8-2 atas Barcelona.

Susunan pemain:

Barcelona: Marc-Andre ter Stegen; Nelson Semedo, Gerard Pique, Clement Lenglet, Jordi Alba; Sergi Roberto (Antoine Griezmann 46'), Sergio Busquets (Ansu Fati 70'), Frenkie de Jong, Arturo Vidal; Lionel Messi, Luis Suarez

Bayern Munich: Manuel Neuer; Joshua Kimmich, Jerome Boateng (Nicklas Suele 76'), David Alaba, Alphonso Davies (Lucas Hernandez 84'); Thiago Leon Goretzka (Corentin Tolisso 84'); Serge Gnabry (Philippe Coutinho 75'), Thomas Muller, Ivan Perisic (Kingsley Coman 67'); Robert Lewandowski

Baca Selengkapnya - Barcelona 2-8 Bayern Muenchen (15/8/2020)

Liverpool Juara Liga Champions 2019

Minggu, 02 Juni 2019

Liverpool berhasil menjuarai Liga Champions 2018/19 setelah mengalahkan Tottenham Hotpur dengan skor meyakinkan 2-0 di partai pamungkas, Minggu (2/6) dini hari WIB. Dua gol Liverpool disumbangkan oleh Mohamed Salah di awal laga, dan ditutup dengan gol Divock Origi di ujung laga.

Sesuai prediksi, laga berjalan khas Premier League. Kedua tim sudah mengenal satu sama lain. Liverpool beruntung setelah berhasil mencuri gol pembuka di menit ke-2 lewat eksekusi penalti Mohamed Salah.

Tottenham memberikan perlawanan luar biasa sepanjang laga. Mereka mencoba berbagai cara untuk membongkar pertahanan rapat Liverpool. Nahas, saat mendapatkan momentum ofensif, Tottenham justru kebobolan gol kedua yang memupus harapan mereka.

Liverpool mencatatkan start yang apik di Final Liga Champions musim ini. Mereka berhasil unggul terlebih dahulu atas sang lawan, Tottenham Hotspur di babak pertama Final Liga Champions dengan skor 1-0 berkat gol Mohamed Salah.

Tampil di Estadio Wanda Metropolitano yang terletak di Ibukota Spanyol, Madrid, kedua tim bersemangat mengawali laga. Kedua tim langsung menurunkan permainan dengan tempo cepat untuk mencuri gol perdana di laga ini.

Baru 30 detik pertandingan berjalan, Tottenham sudah dihampiri petaka. Liverpool dihadiahi penalti oleh wasit setelah umpan lambung Sadio Mane mengenai tangan Moussa Sissoko. Mohamed Salah yang dipercaya menjadi eksekutor berhasil memperdayai Hugo Lloris sehingga Liverpool unggul 1-0 atas Totenham.

Tertinggal satu gol, Tottenham langsung meningkatkan intensitas permainan mereka. Namun Liverpool tidak tinggal diam, di mana The Reds langsung menerapkan taktik Gegenpressing untuk membatasi ruang gerak Tottenham.

Di menit 17, Liverpool sempat memberikan ancaman serius bagi gawang Tottenham Hotspur. Adalah Trent Alexander-Arnold yang melepaskan tembakan mendatar keras dari luar kotak penalti, namun bola masih melebar tipis dari gawang Lloris.

Beberapa menit paska peluang ini, pertandingan sempat dihentikan beberapa menit setelah ada penonton yang memasuki lapangan pertandingan. Namun pihak keamanan bergerak cepat, sehingga pertandingan tidak perlu ditunda lama.

Jual beli serangan di antara kedua tim terus berlanjut hingga menit ke 30. Namun sejauh ini tidak ada peluang berbahaya yang tercipta, karena kedua tim bermain dengan berhati-hati sehingga bola lebih banyak beredar di tengah lapangan.

Pada menit 37, Liverpool kembali menebar ancaman ke gawang Tottenham. Kali ini Andrew Robertson melepaskan tembakan roket dari luar kotak penalti namun Hugo Lloris menepis tembakan itu sehingga peluang itu hanya berbuah tembakan sudut.

Jual beli serangan masih terus berlanjut, namun skor 1-0 untuk keunggulan Liverpool tidak berubah hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya babak pertama.

Babak kedua, tidak banyak perubahan. Harry Kane belum mencapai level terbaiknya setelah cedera panjang. Christian Eriksen dan Dele Alli tampil di bawah standar, hanya Son Heung-Min yang beberapa kali mengancam gawang Liverpool.

Tottenham masih berusaha membongkar pertahanan Liverpool. Pasukan Mauricio Pochettino tampak kesulitan setiap kali memasuki sepertiga akhir penyerangan mereka, pertahanan The Reds terlalu kuat.

Terbukti, mau tidak mau Tottenham banyak melepaskan tembakan jarak jauh - yang juga tak efektif karena membentur barisan bek Liverpool. Di sisi lain, Liverpool tampak lebih bersabar.

Tottenham mulai menemukan celah pada pertahanan Liverpool. Eriksen kerap kali melambungkan bole ke dalam kotak penalti. Duel udara memang masih dimenangi bek Liverpool, tetapi second balls bisa berbahaya jika Liverpool terlambat mengantisipasi.

Mendekati menit ke-70, laga terkunci dalam tempo sedang. Tottenham masih kesulitan membongkar pertahanan Liverpool, taktik bola-bola udara tidak terlalu manjur. Son Heung-Min jadi pemain terbaik Spurs.

Kedua pelatih membaca situasi deadlock ini dan berusaha mengubah permainan. Klopp bereaksi terlebih dahulu dengan menarik Firmino dan Wijnaldum untuk Origi dan Milner. Pochettino merespons dengan menarik Winks untuk Lucas Moura. Tottenham ingin menyerang.

Tottenham terus menyerang, dan akhirnya berhasil mencatatkan tembakan ke gawang pertama di menit ke-72. Ya, butuh 72 menit untuk memaksa Alisson menangkap bola sepakan Dele Alli yang terlampau lemah.

Memasuki menit ke-80, gaya bermain defensif Liverpool mulai berisiko. Son Heung-Min melepaskan tembakan jarak jauh yang keras menghujam Alisson, lalu bola muntah disambut Moura. Alisson dipaksa membuat dua penyelamatan hanya dalam satu menit setelah menganggur nyaris selama 70 menit.

Christian Eriksen mendapatkan peluang emas di menit ke-83, tendangan bebas di tepi kotak penalti tepat di sudut kanan gawang Liverpool. Tembakannya apik, teatpi Alisson masih begitu tangguh.

Tottenham mulai menikmati momentum menyerang, Liverpool harus segera bangkit. Menit ke-85, Tottenham mendominasi 65 persen penguasaan bola, Liverpool hanya 35 persen.

Asyik menyerang, Tottenham dihempaskan kembali ke bumi. Berawal dari tendangan sudut di sisi kiri gawang Lloris, terjadi kemelut di kotak penalti Tottenham. Bola sempat disentuh beberapa pemain sebelum tiba di kaki Origi yang berdiri bebas di sisi kanan gawang Lloris.

Tak kenal ampun, Origi melepaskan tembakan mendatar ke tiang jauh yang tak bisa dijangkau Lloris. Gol! Tottenham 0-2 Liverpool di menit ke-87, perlawanan Tottenham sudah berakhir.

Tidak banyak peluang tercipta di sisa laga. Tambahan waktu lima menit tidak cukup untuk Tottenham Hotspur. Liverpool jadi juara. Trofi pertama untuk Jurgen Klopp sejak menangani The Reds, trofi Liga Champions keenam The Reds.

Susunan Pemain

Tottenham Hotspur (4-2-3-1): Lloris; Rose, Vertonghen, Alderweireld, Trippier; Winks (66' Lucas Moura), Sissoko (74' Eric Dier); Heung-Min, Eriksen, Alli (82' Llorente); Kane
Pelatih: Mauricio Pochettino

Liverpool (4-3-3): Alisson; Robertson, van Dijk, Matip, Alexander-Arnold; Wijnaldum (62' James Milner), Fabinho, Henderson; Mane (90' Joe Gomez), Firmino (58' Origi), Salah
Pelatih: Jurgen Klopp.
Baca Selengkapnya - Liverpool Juara Liga Champions 2019

Ajax 2-3 Totteham Hotspur (agg3-3) (9/5/2019)

Kamis, 09 Mei 2019

Wow! Hat-trick Lucas Moura Bawa Tottenham Tantang Liverpool di Final

Tottenham Hotspur memastikan diri melaju ke partai final Liga Champions musim ini usai menaklukkan Ajax Amsterdam dengan skor 3-2 dalam laga semifinal leg kedua yang dihelat di Johan Cruijff Arena, Kamis (9/5) dini hari WIB.

Menang 1-0 di leg pertama, Ajax sejatinya berada di atas angin ketika unggul dua gol di babak pertama, masing-masing lewat aksi Matthijs de Ligt dan Hakim Ziyech.

Namun Spurs bangkit di babak kedua. Lucas Moura menjadi bintang kemenangan The Lilywhites dengan mencetak tiga gol alias hat-trick, termasuk gol kemenangan di detik-detik terakhir laga.

Hasil ini membuat skor agregat menjadi 3-3 dan Spurs pun berhak lolos ke final berkat keunggulan agresivitas gol tandang. Son Heung-min cs akan menantang Liverpool di Wanda Metropolitano, Madrid pada awal Juni mendatang.

Bertindak sebagai tuan rumah, Ajax langsung tampil agresif sejak kick-off. Hasilnnya, De Ligt sudah berhasil membawa timnya unggul ketika laga baru berjalan lima menit.

Menerima sepak pojok yang dilepas Lasse Schone, De Ligt yang lolos dari kawalan Kieran Trippier sukses menyundul bola untuk membuat Hugo Lloris tak berkutik menyaksikan gawangnya bobol.

Hanya dua menit berselang, Spurs berusaha memberikan balasan instan. Sayang usaha yang dilakukan Son Heung-min masih digagalkan tiang gawang.

Ajax sukses menggandakan keunggulan lewat gol Ziyech di menit ke-35. Menerima umpan Dusan Tadic, Ziyech melepas tembakan first time ke tiang jauh yang tak bisa dijangkau Lloris. Skor 2-0 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga turun minum.

Kembali dari kamar ganti, Mauricio Pochettino melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Fernando Llorente untuk menggantikan Victor Wanyama. Serangan Spurs pun makin berbahaya.

Spurs pun mendapatkan hasilnya ketika Lucas Moura mencetak dua gol dalam kurun waktu hanya empat menit, masing-masing di menit ke-55 dan 59. Skor pun kini menjadi sama kuat 2-2.

Ajax dan Spurs sama-sama memperoleh peluang untuk menambah gol. Sayang peluang yang didapat Ziyech dan Lucas Moura masih gagal menghasilkan gol.

Memasuki 10 menit terakhir pertandingan, Pochettino menambah daya gebrak timnya dengan memasukkan Erik Lamela dan Ben Davies. Spurs pun mengurung pertahan tuan rumah.

Drama terjadi saat injury time. Ketika memasuki menit kelima dari enam menit waktu tambahan yang diberikan wasit, Spurs membuat publik tuan rumah terhenyak ketika Lucas Moura melengkapi penampilan luar biasanya dengan gol ketiga. Gol ini pun membuat skor agregat 3-3, tapi Spurs berhak lolos ke final berkat keunggulan agresivitas gol tandang.

Susunan Pemain

Ajax: Onana; Mazraoui, De Ligt, Blind, Tagliafico; Schone (Veltman 60'), Van de Beek (Magallan 90'), De Jong; Ziyech, Dolberg (Sinkgraven 67'), Tadic.

Tottenham: Lloris; Trippier (Lamela 81'), Alderweireld, Vertonghen, Rose (Davies 82'); Sissoko, Wanyama (Llorente 46'), Dele Alli; Eriksen; Lucas Moura, Son Heung-min.

Baca Selengkapnya - Ajax 2-3 Totteham Hotspur (agg3-3) (9/5/2019)

Liverpool 4-0 Barcelona (agg4-3) (8/5/2019)

Rabu, 08 Mei 2019

Pukul Balik Barca, Liverpool ke Final!

Comeback luar biasa dilakukan Liverpool ketika mereka sukses menghajar Barcelona 4-0 dalam laga leg kedua semifinal Liga Champions 2018-19 yang digelar di Anfield, Rabu (8/5) dini hari WIB.

Tampil tanpa Mohamed Salah dan Roberto Firmino ternyata tak melemahkan Liverpool. Dua gol dari Divock Origi dan Georginio Wijnaldum sukses mengantar The Reds mengandaskan Barca.

Hasil ini pun membuat Liverpool berhak lolos ke partai final berkat kemenangan agregat 4-3 setelah di laga leg pertama Barca menang 3-0. Di final, Liverpool bakal menghadapi pemenang laga Ajax Amsterdam vs Tottenham.

Seperti bisa diprediksi, Liverpool mencoba langsung tancap gas sejak kick-off. Hasilnya pun sudah didapat ketika laga baru berjalan tujuh menit. Usaha Jordan Henderson masih bisa dimentahkan Marc-Andre Ter Stegen, tapi bola rebound sukses dicocor Origi menjadi gol.

Barca pun berusaha memberikan balasan instan. Sayang peluang Lionel Messi dan Philippe Coutinho masih bisa digagalkan Alisson yang tampil brilian di awal babak pertama.

Liverpool memperoleh peluang untuk menggandakan keunggulan di menit ke-24. Andy Robertson yang memiliki ruang tembak cukup terbuka mencoba mengancam Ter Stegen. Namun usahanya masih gagal berbuah gol.

Jelang babak pertama usai, Barca mendapat dua peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Namun lagi-lagi upaya mereka belum membuahkan hasil. Skor 1-0 untuk keunggulan Liverpool pun bertahan hingga turun minum.

Kembali dari kamar ganti, Jurgen Klopp terpaksa menarik keluar Robertson yang mengalami cedera di akhir babak pertama. Ia digantikan Wijnaldum. Milner pun bergeser menempati pos bek kiri.

Masuknya Wijnaldum ternyata menjadi berkah bagi Liverpool. Gelandang asal Belanda itu mencetak dua gol dalam kurun waktu hanya dua menit! Skor pun kini imbang 3-3. Luar biasa.

Situasi ini membuat Ernesto Valverde melakukan perubahan strategi dengan menarik keluar Coutinho untuk digantikan Nelson Semedo. Namun Barca tetap kesulitan membongkar pertahanan Liverpool.

Anfield bergemuruh ketika Origi mencetak gol keduanya di menit ke-79 sekaligus membawa Liverpool membalikkan keadaan agregat menjadi 4-3. Trent Alexander-Arnold dengan cerdik mengambil sepak pojok ketika para pemain Barca masih belum siap. Origi pun dengan mudah meneruskan bola menjadi gol.

Barca wajib mencetak satu gol untuk membuat mereka lolos ke final. Valverde pun memasukkan Malcom untuk menggantikan Ivan Rakitic. Liverpool merespon dengan memasukkan Joe Gomez menggantikan Origi.

Barca berusaha mengurung pertahanan Liverpool di sisa pertandingan. Sayang upaya mereka tak berhasil menghadirkan gol. Skor 4-0 untuk kemenangan Liverpool pun menjadi hasil akhir laga ini.

Susunan Pemain

Liverpool: Alisson; Alexander-Arnold, Matip, Van Dijk, Robertson (Wijnaldum 46'); Henderson, Fabinho, Milner; Shaqiri (Sturridge 90'), Origi (Gomez 85'), Mane.

Barcelona: Ter Stegen; Sergi Roberto, Pique, Lenglet, Alba; Vidal (Arthur 75'), Busquets, Rakitic (Malcom 80'); Messi, Suarez, Coutinho (Semedo 60').

Baca Selengkapnya - Liverpool 4-0 Barcelona (agg4-3) (8/5/2019)

Barcelona 3-0 Liverpool (2/5/2019)

Kamis, 02 Mei 2019

Magis Messi Bawa Barca Hancurkan Liverpool

Barcelona melangkahkan satu kakinya di partai final usai sukses mengandaskan Liverpool tiga gol tanpa balas dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions 2018-19 yang digelar di Camp Nou, Kamis (2/5) dini hari WIB.

Lionel Messi menjadi bintang kemenangan Barca dengan mencetak dua gol. Sementara satu gol lainnya tercipta di babak pertama lewat aksi mantan pemain The Reds, Luis Suarez.

Hasil ini tentu menjadi modal bagus bagi Barca yang akan ganti melawat ke markas Liverpool, Anfield untuk melakoni partai leg kedua tengah pekan depan.

Bertindak sebagai tuan rumah, Barca mencoba langsung tampil menggebrak sejak kick-off. Namun mereka dibuat kesulitan dengan taktik pressing tinggi yang diterapkan Liverpool.

Para pemain Barca meminta hadiah penalti ketika bek Liverpool, Joel Matip menyentuh bola dengan tangannya di kotak terlarang. Namun wasit Bjorn Kuipers tak menggubrisnya.

Liverpool mendapat pukulan telak ketika gelandang mereka, Naby Keita tak bisa melanjutkan pertandingan karena cedera. Ia pun terpaksa ditarik keluar dan digantikan Jordan Henderson di menit ke-24.

Hanya berselang dua menit kemudian, Barca berhasil membuka keunggulan lewat gol Suarez meneruskan assist brilian yang dikirim Jordi Alba. Meski mencetak gol ke gawang mantan timnya, Suarez pun tak sungkan untuk merayakan gol ini.

Liverpool mendapat beberapa peluang untuk menyamakan kedudukan. Sayang belum ada yang membuahkan hasil. Skor 1-0 untuk keunggulan Barca bertahan hingga turun minum.

Kembali dari kamar ganti, Liverpool mencoba lebih berani menekan pertahanan tuan rumah. Sayang peluang James Milner masih bisa ditepis Marc-Andre Ter Stegen.

Liverpool lagi-lagi menebar ancaman lewat aksi Milner. Namun lagi-lagi Ter Stegen menjadi penyelamat bagi Barca usai sukses mengamankan tembakan Milner.

Barcelona akhirnya sukses menambah keunggulan di menit ke-75 lewat gol Messi. Peluang pertama Suarez masih bisa digagalkan mistar gawang, tapi bola rebound jatuh tepat di kaki Messi dan ia pun dengan tenang melesakkan bola menjadi gol.

Messi menunjukkan magisnya ketika ia menambah keunggulan Barca menjadi 3-0 di menit ke-82. Tendangan bebas sensasional yang dilepas La Pulga meluncur mulus ke pojok gawang tanpa bisa dijangkau Alisson Becker.

Liverpool mencoba mencari gol hiburan sebagai modal mereka di leg kedua. Sayang tiga peluang beruntun yang didapat tim tamu masih belum menghasilkan gol. Skor 3-0 untuk kemenangan Barca pun menjadi hasil akhir laga ini.

Susunan Pemain

Barcelona: Ter Stegen; Sergi Roberto (Alena 90'), Pique, Lenglet, Alba; Vidal, Busquets, Rakitic; Messi, Suarez (Dembele 90'), Coutinho (Semedo 60').

Liverpool: Alisson; Gomez, Matip, Van Dijk, Robertson; Milner (Origi 85'), Fabinho, Keita (Henderson 24'); Wijnaldum (Firmino 78'); Salah, Mane.
Baca Selengkapnya - Barcelona 3-0 Liverpool (2/5/2019)

Tottenham Hotspur 0-1 Ajax (1/5/2019)

Ajax Amsterdam berada di atas angin usai sukses mengalahkan Tottenham dengan skor tipis 1-0 dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions 2018-19 yang digelar di Tottenham Hotspur Stadium, Rabu (1/5) dini hari WIB.

Gol semata wayang yang dicetak Donny van de Beek di awal babak pertama sudah cukup untuk membawa Ajax menjinakkan tuan rumah yang tampil tanpa Harry Kane dan Son Heung-min.

Hasil ini tentu menjadi modal bagus bagi Ajax yang akan berganti menjadi tuan rumah dalam partai leg kedua yang akan dihelat tengah pekan depan.

Meski bertindak sebagai tim tamu, akan tetapi Ajax tetap tak gentar. Pasukan Erik ten Hag tampil dominan dalam hal penguasaan bola, sama seperti yang mereka tunjukkan ketika melawat ke kandang Real Madrid dan Juventus.

Ajax pun sukses memimpin berkat gol Van de Beek di menit ke-15. Menerima umpan Hakim Ziyech, Van de Beek yang lolos dari perangkap offside pun lebih dulu mengontrol bola sebelum dengan tenang menaklukkan Hugo Lloris.

Memasuki menit ke-32, dua pemain Tottenham, Jan Vertonghen dan Toby Alderweireld terlibat tabrakan beserta kiper Ajax, Andre Onana. Vertonghen pun akhirnya tak mampu melanjutkan pertandingan dan digantikan Moussa Sissoko.

Jelang babak pertama usai, Spurs memperoleh peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Sayang usaha Alderweireld dan Sissoko masih gagal membuahkan hasil. Skor 0-1 untuk keunggulan Ajax pun bertahan hingga turun minum.

Kembali dari kamar ganti, Spurs dan Ajax sama-sama langsung mendapat peluang. Namun aksi Dele Alli dan Nicolas Tagliafico belum mampu berbuah gol.

Di babak kedua ini, Spurs mencoba untuk lebih berani mengimbangi penguasaan bola yang sebelumnya lebih didominasi Ajax. Serangan berbahaya pun makin sering diciptakan tuan rumah.

Ajax hampir saja menggandakan keunggulan mereka di menit ke-78. Sebuah kerja sama apik para pemain Ajax diakhiri tembakan David Neres yang sayangnya masih digagalkan tiang gawang.

Mauricio Pochettino mencoba mencari gol penyeimbang dengan memasukkan Ben Davies dan Juan Foyth. Sayang usaha tuan rumah tak berhasil. Skor 0-1 untuk kemenangan Ajax pun menjadi hasil akhir laga ini.

Susunan Pemain

Tottenham: Lloris; Alderweireld, Davinson Sanchez, Vertonghen (Sissoko 39'); Trippier (Foyth 80'), Eriksen, Wanyama, Rose (Davies 79'); Dele Alli, Llorente, Lucas Moura.

Ajax: Onana; Veltman, De Ligt, Blind, Tagliafico; Van de Beek, Schone (Mazraoui 65'), De Jong; Ziyech (Huntelaar 87'), Tadic, Neres.
Baca Selengkapnya - Tottenham Hotspur 0-1 Ajax (1/5/2019)

Manchester City 4-3 Tottenham Hotspurs (agg4-4) (18/4/2019)

Kamis, 18 April 2019

Hujan Gol di Etihad Khianati Usaha Manchester City

Drama terjadi di Etihad Stadium. Manchester City yang berupaya untuk bertahan di Liga Champions harus angkat kaki dan tertunduk lesu walau sukses mengalahkan Tottenham di leg kedua perempat final, Kamis (18/4) dini hari tadi.

Dalam kurun waktu 11 menit, empat gol tercipta yang berasal dari dua pemain Manchester City, Raheem Sterling dan Bernardo Silva, serta satu penggawa Tottenham, Son Heung-Min menghasilkan kedudukan imbang 2-2. City lalu unggul berkat gol Sterling di menit ke-21.

Pada babak kedua, Manchester City sempat melapangkan jalur ke babak semi final melalui gol Sergio Aguero pada menit ke-59. Sayang, usahanya langsung berantakan begitu Fernando Llorente mencetak gol ketiga Tottenham dan membuat skor menjadi 4-3.

Skor 4-3 untuk Manchester City membuat agregat antara kedua tim berubah menjadi imbang 4-4. Namun karena keberhasilan menahan The Citizens mencetak gol tandang, dan menang 1-0, skuat besutan Mauricio Pochettino itupun dihitung unggul dan berhak lolos ke semi final.

Cukup empat menit bagi Manchester City untuk mencetak gol pertamanya pada laga kali ini. Gol tersebut lahir dari kaki Raheem Sterling yang berhasil mengkonversi umpan Kevin De Bruyne menjadi tembakan melengkung dan melesak ke gawang Tottenham. 1-0.

Tottenham tidak tinggal diam, dan langsung membalas tujuh menit berikutnya. Umpan dari Christian Eriksen membuat Son Heung-Min berada di posisi yang nyaman untuk mencetak gol. Penyerang asal Korea Selatan itupun tak kesulitan untuk menjebol gawang Ederson. 1-1.

Spurs berbalik unggul! Kembali, Son menjadi aktor dari kegemilangan Tottenham pada pertandingan ini. Pada menit ke-10, ia menceploskan bola ke gawang Manchester City dengan sepakan melengkung indah yang tak sanggup dihalau sang kiper, Ederson. 2-1 untuk Tottenham.

City membalas! Satu menit setelah kebobolan, mereka langsung menjebol gawang Tottenham melalui tembakan Bernardo Silva. Ia berhasil memanfaatkan kesalahan Danny Rose yang gagal menghalau umpan dari Sergio Aguero. 2-2.

Empat gol dalam 11 menit, penonton lalu diberikan kesempatan untuk bernafas. Tapi tidak lama, sebab Manchester City kembali menjebol gawang Tottenham melalui aksi Raheem Sterling di menit ke-21. Ia mendapatkan umpan dari Kevin de Bruyne.

Lima gol dalam kurun waktu 30 menit menjadi penghias babak pertama antara Manchester City melawan Tottenham ini. Kedudukan tidak berubah hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya 45 menit pertama. Sementara, The Citizens unggul 3-2.

Pada situasi ini, Manchester City masih butuh satu gol lagi untuk unggul secara agregat atas Tottenham. Berbagai percobaan telah dilakukan, seperti pada menit ke-51 di mana tembakan first time dari Raheem Sterling berhasil dihalau oleh Hugo Lloris.

Empat menit berselang, Lloris kembali melakukan penyelamatan apik. Kali ini upaya Manchester City untuk menambah keunggulan datang dari De Bruyne yang mencoba melepaskan tembakan dari sudut kotak penalti. Lloris ada di sana untuk menepis tembakan tersebut.

Pada akhirnya, gawang Lloris harus kebobolan juga. Aguero berhasil menaklukkan kiper asal Prancis tersebut di menit ke-59. Yang terbaik, De Bruyne yang menjadi inisiator gol berhasil membukukan hat-trick assist pada pertandingan kali ini.

Pertandingan berlangsung sengit, hingga akhirnya gawang Man City kembali kebobolan. Di menit ke-73, umpan dari sepak pojok Kieran Trippier menyentuh Fernando Llorente, yang kemudian masuk ke gawang Ederson. Wasit harus meninjau ulang melalui VAR sebelum kemudian mensahkan gol penyerang asal Spanyol itu. 4-3.

Sempat terjadi drama di menit-menit akhir. Manchester City berhasil membuat pendukungnya bersorak setelah Aguero menggetarkan gawang Tottenham untuk kedua kalinya. Namun setelah meninjau ulang melalui VAR, wasit memutuskan bahwa Aguero telah terjebak dalam posisi offside sebelumnya. Skor tetap 4-3.

Tak ada yang bisa dilakukan City di sisa menit injury time. Dengan begitu, Tottenham dinyatakan sebagai pemenang dalam duel dua leg dan berhak lolos ke semi final. Sementara Manchester City harus meratapi nasib dengan kegagalan meraih Quadruple.

Susunan Pemain

Manchester City (4-3-3): Ederson; Kyle Walker, Vincent Kompany (c), Aymeric Laporte, Benjamin Mendy (Leroy Sane 84'); Kevin De Bruyne, Ilkay Gundogan, David Silva (Fernandinho 63'); Bernardo Silva, Sergio Aguero, Raheem Sterling.

Tottenham (4-3-1-2): Hugo Lloris (c); Kieran Trippier, Toby Alderweireld, Jan Vertonghen, Danny Rose (Davinson Sanchez 90'); Moussa Sissoko (Fernando Llorente 41'), Victor Wanyama, Dele Alli; Christian Eriksen; Lucas Moura (Ben Davies 82'), Son Heung-min.
Baca Selengkapnya - Manchester City 4-3 Tottenham Hotspurs (agg4-4) (18/4/2019)

Juventus 1-2 Ajax (agg2-3) (17/4/2019)

Rabu, 17 April 2019

Ajax Pupuskan Mimpi Juventus Juara Liga Champions

Bermain di markas Juventus tidak membuat Ajax Amsterdam gentar. Malah sebaliknya, skuat besutan Erik ten Hag itu berhasil menang dengan skor 2-1 dalam laga leg kedua babak perempat final Liga Champions hari Rabu (17/4) tadi.

Juventus sempat unggul lebih dulu berkat gol sundulan Cristiano Ronaldo pada menit ke-28. Namun Ajax tidak menyerah, dan berhasil membalikkan kedudukan melalui aksi Van de Beek di menit ke-34 juga Matthijs De Ligt pada babak kedua.

Dengan kemenangan tersebut, maka Ajax dipastikan lolos ke semi-final dan membuat Juventus pulang tertunduk lesu. Lawan tim besar Belanda itu sendiri baru diketahui setelah duel antara Tottenham melawan Manchester City hari Kamis (18/4) besok.

Menit kelima, Andre Onana nyaris membuat kesalahan fatal yang bisa berujung pada gol Juventus. Kiper Ajax itu coba membuang bola hasil backpass, yang kemudian berhasil dihalau oleh Cristiano Ronaldo. Untungnya, bola tak masuk ke gawang.

Pada menit ke-21, Ajax nyaris mencetak gol. Berawal dari permainan David Neres, bola lalu berakhir di Van de Beek yang berada tak jauh dari gawang Juventus. Sayang, tembakannya masih melambung tinggi di atas gawang.

Menit ke-28, Juventus akhirnya berhasil mengubah kedudukan. Adalah Cristiano Ronaldo yang lagi-lagi menjadi momok pertahanan Ajax dengan gol melalui sundulan. Pemain asal Portugal itu menyasar sudut bawah gawang Onana yang tak mampu menjangkau bola. 1-0.

Seperti De Javu, Ajax lalu berhasil membalas enam menit berikutnya. Hakim Ziyech, dari luar kotak penalti, mencoba melepaskan tembakan spekulasi. Bola lalu mengenai Van de Beek yang kemudian mengubah arah hingga menipu Wojciech Szczesny. 1-1.

Jelang berakhirnya babak pertama, Cristiano Ronaldo menebar ancaman dengan tembakan bebas kerasnya. Namun lagi-lagi, upayanya tersebut hanya mengenai pagar betis dan membuat bola keluar dari lapangan.

Pada babak kedua, Massimiliano Allegri menambah daya gedornya dengan memasukkan Moise Kean untuk menggantikan Paulo Dybala. Kontribusi penyerang asal Argentina tersebut memang terlihat minim pada pertandingan kali ini.

Ajax lebih dominan dan berkali-kali melancarkan serangan ke gawang Juventus. Pada menit ke-57, tembakan melengkung Van de Beek dari luar kotak penalti berhasil membuat Szczesny sibuk melakukan penyelamatan gemilang.

Gol! Ajax berhasil mengambil alih keunggulan! Umpan sepak pojok dari Lasse Schone mengarah tepat ke kepala Matthijs De Ligt. Dua pengawalan dari Alex Sandro dan Daniele Rugani tak mampu untuk menahan lompatannya yang tinggi. Alhasil, bola hasil sundulannya bersarang ke gawang Juventus. 2-1.

Dalam keadaan tertinggal, Juventus tampak tak berupaya untuk mencetak gol balasan. Malah mereka lebih sering berada di wilayah sendiri sembari menanti serangan Ajax. Pada menit ke-79, gawang Juventus kembali bobol berkat tembakan melengkung David Neres. Sayang dianulir karena pemain Ajax telah berada di posisi offside.

Hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya permainan, Juventus gagal mencetak gol penyama kedudukan. Ajax pun dipastikan lolos ke babak semifinal dengan keunggulan agregat 3-2 atas Bianconeri.

Susunan Pemain

Juventus (4-3-3): Wojciech Szczesny; Mattia De Sciglio (Joao Cancelo 64'), Leonardo Bonucci, Daniele Rugani, Alex Sandro; Emre Can, Miralem Pjanic, Blaise Matuidi; Federico Bernardeschi (Rodrigo Bentancur 80'), Paulo Dybala (Moise Kean 46'), Cristiano Ronaldo

Ajax (4-2-3-1): Andre Onana; Joel Veltman, Matthijs de Ligt, Daley Blind, Noussair Mazraoui (Daley Sinkgraven 11' (Lisandro Magallan 82')); Lasse Schone, Frenkie de Jong; Hakim Ziyech (Klaas-Jan Huntelarr 88'), Donny van de Beek, David Neres; Dusan Tadic

Baca Selengkapnya - Juventus 1-2 Ajax (agg2-3) (17/4/2019)

Barcelona 3-0 Manchester United (agg4-0) (17/4/2019)

Hajar Setan Merah, Barca Melaju ke Semifinal

Barcelona melaju ke semifinal Liga Champions musim ini usai sukses membungkam Manchester United 3-0 dalam laga leg kedua perempat final yang digelar di Camp Nou, Rabu (17/4) dini hari WIB.

Lionel Messi menjadi bintang kemenangan Barcelona dengan mencetak dua gol di babak pertama. Satu gol lainnya diciptakan Philippe Coutinho di paruh kedua laga.

Kemenangan ini membuat Barcelona berhak lolos ke semifinal dengan skor agregat 4-0 setelah di partai leg pertama pekan lalu mereka menang 1-0.

Berambisi mengejar ketinggalan, United mencoba langsung tampil agresif sejak kick-off. Marcus Rashford pun mendapat peluang emas untuk membungkam publik tuan rumah, sayang tembakannya masih digagalkan mistar gawang.

Barcelona mendapat hadiah penalti di menit ke-10 ketika Fred dianggap menjatuhkan Ivan Rakitic di kotak terlarang. Namun usai melihat tayangan VAR, wasit Felix Brych menganulir keputusannya. Barca pun tak jadi dihadiahi penalti.

Messi akhirnya membawa Barca memimpin di menit ke-16. Memanfaatkan kesalahan Ashley Young, La Pulga berhasil mencuri bola untuk kemudian melepas tembakan keras yang menghujam gawang David De Gea.

Hanya empat menit berselang, Messi kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini tembakan Messi sempat bisa ditangkap De Gea, tapi bola terlepas dan akhirnya menjadi gol.

United dan Barca saling bertukar serangan di sisa babak pertama. Namun tak ada gol tambahan yang tercipta dari kedua tim hingga turun minum.

Kembali dari kamar ganti, Messi memiliki kesempatan untuk melengkapi penampilan impresifnya dengan gol ketiga. Sayang usahanya masih bisa diblok Young.

Barca akhirnya memperbesar keunggulan menjadi 3-0 berkat gol Coutinho di menit ke-61. Tembakan keras dari luar kotak penalti yang dilepas Coutinho tak mampu dijangkau De Gea.

Jelang laga usai, United mendapat peluang mencetak gol hiburan lewat pemain pengganti, Alexis Sanchez. Sayang usahanya tak mampu membuahkan hasil. Skor 3-0 untuk kemenangan Barca pun menjadi hasil akhir laga ini.

Susunan Pemain

Barcelona: Ter Stegen; Roberto (Semedo 71'), Pique, Lenglet, Alba; Rakitic, Busquets, Arthur (Vidal 75'); Messi, Suarez, Coutinho (Dembele 81').

Manchester United: De Gea; Jones, Lindelof, Smalling, Young; McTominay, Fred, Pogba; Lingard (Sanchez 80'), Rashford (Lukaku 73'), Martial (Dalot 65').

Baca Selengkapnya - Barcelona 3-0 Manchester United (agg4-0) (17/4/2019)

Hasil Drawing PerempatFinal Liga Champions 2018/2019

Jumat, 15 Maret 2019

UEFA baru saja mengadakan drawing untuk babak perempat final Liga Champions di Nyon, Swiss, Jumat (15/03) siang waktu setempat.

Untuk undian kali ini, tidak akan ada pembatasan untuk klub yang berasal dari negara yang sama. Contohnya, tim asal Inggris bisa saja bertemu dengan sesama tim asal Inggris.

Undian kali ini dibantu oleh eks kiper Inter Milan, Julio Cesar. Delapan tim yang akan diundi di babak ini adalah Ajax Amsterdam, Liverpool, Tottenham, Manchester United, Juventus FC, Porto, Manchester City, Barcelona.

Namun ada satu aturan khusus untuk Manchester City dan Manchester United. Mereka tidak akan bisa bermain di kandang pada malam yang sama, atau dua malam berturut-turut.

Keputusan ini dibuat oleh otoritas lokal yang relevan. Oleh karena itu, jika kedua klub kemudian diundi di kandang pada minggu yang sama, tim yang telah finis lebih rendah di liga domestik musim sebelumnya - dalam hal ini Manchester United - akan dibalik sesuai dengan prinsip-prinsip Komite Kompetisi Klub UEFA. Setiap potensi pembalikan untuk semifinal, dengan alasan yang sama, akan dikonfirmasi setelah perempat final.

Hasil Undian

Hasil undian kali ini menghasilkan satu duel besar. Wakil La Liga, Barcelona, dipertemukan dengan wakil Premier League, United.

Sementara itu, Cristiano Ronaldo cs akan bertemu lawan yang relatif ringan namun tetap berbahaya, yakni Ajax Amsterdam. Tim asal Belanda ini sendiri sebelumnya sukses menyingkirkan Real Madrid di babak 16 besar.

Hasil Selengkapnya:

Ajax vs Juventus
Liverpool vs FC Porto
Tottenham vs Manchester City
Manchester United vs Barcelona

Babak perempat final leg pertama akan digelar pada tanggal 9 dan 10 April. Sementara itu leg kedua pada 16 dan 17 April.

Undian Semifinal

Kali ini ada yang sedikit berbeda dalam pengundian tersebut UEFA memutuskan untuk sekaligus mengundi duel untuk babak semifinal.

Dari undian ini, pemenang Tottenham vs Manchester City akan bertemu pemenang Ajax vs Juventus. Sementara pemenang Barcelona vs Man United akan berduel dnegan pemenang Liverpool vs Porto.

Untuk semifinal, lag pertama dihelat pada 30 April dan 1 Mei. Leg kedua diadakan pada 7 dan 8 Meri.

Baca Selengkapnya - Hasil Drawing PerempatFinal Liga Champions 2018/2019

Manchester City 7-0 Schalke (13/3/2019)

Rabu, 13 Maret 2019

Manchester City sukses meraih kemenangan dengan skor telak 7-0 atas Schalke dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2018-19 yang digelar Etihad Stadium, Rabu (13/3) dini hari WIB.

Sergio Aguero memborong dua gol kemenangan The Citizens. Sementara lima gol lainnya dibagi rata oleh lima pemain, masing-masing Leroy Sane, Raheem Sterling, Bernardo Silva, Phil Foden, dan Gabriel Jesus.

Kemenangan ini membuat City berhak lolos ke babak perempat final dengan kemenangan agregat 10-2 setelah leg pertama berakhir dengan skor akhir 3-2 untuk kemenangan City.

Bertindak sebagai tuan rumah, City langsung mencoba tampil agresif sejak menit pertama. Sayang beberapa peluang yang didapat Aguero cs masih belum mampu membuahkan hasil.

City mendapat hadiah penalti di menit ke-33 setelah Bernardo dilanggar Jeffrey Bruma di kotak terlarang. Aguero yang maju sebagai eksekutor pun sukses menaklukkan Ralf Fahrmann dengan tendangan panenka.

Hanya tiga menit berselang, Aguero menggandakan keunggulan City. Menerima umpan backheel dari Sterling, bomber asal Argentina itu sukses menceploskan bola menjadi gol.

City makin berada di atas angin setelah Sane memperbesar keunggulan menjadi 3-0 di menit ke-42. Menerima assist Oleksandr Zinchenko, Sane kembali berhasil membobol gawang mantan timnya. Skor 3-0 bertahan hingga turun minum.

Kembali dari kamar ganti, City belum mau mengendurkan tekanan mereka. Sterling pun menambah keunggulan tuan rumah menjadi 4-0 di menit ke-56.

Pep Guardiola melakukan dua pergantian pemain sekaligus di menit ke-64. Foden dan Jesus masuk menggantikan David Silva dan Aguero.

Keputusan Guardiola tenyata berbuah tepat karena dua pemain tersebut sama-sama sukses mencetak gol untuk menyempurnakan kemenangan City menjadi 7-0.

Susunan Pemain

Manchester City: Ederson; Walker, Danilo, Laporte (Delph 72'), Zinchenko; Bernardo Silva, Gundogan, David Silva (Foden 64'); Sterling, Aguero (Jesus 64'), Sane.

Schalke: Fahrmann; McKennie (Mendyl 74'), Stambouli, Sane, Bruma, Oczipka; Embolo (Skrzybski 69'), Serdar, Bentaleb, Konoplyanka; Burgstaller (Teuchert 79').

Baca Selengkapnya - Manchester City 7-0 Schalke (13/3/2019)

Iklan