Victor Lindelof Resmi Pemain Manchester United

Minggu, 18 Juni 2017


Raksasa Premier League, Manchester United baru saja mengumumkan peresmian transfer bek tengah Victor Lindelof dari klub Portugal, Benfica.

Lewat laman resmi mereka, United mengumumkan bahwa Lindelof telah menandatangani kontrak selama empat tahun mulai 1 Juli mendatang dengan opsi perpanjangan selama satu tahun.

Sebelumnya akhir pekan lalu baik United maupun Benfica telah mengkonfirmasi kesepakatan mengenai transfer Lindelof. Setan Merah menggaet bek asal Swedia itu dengan banderol senilai 35 juta euro dengan 10 juta euro tambahan tergantung performa.

Kini setelah menunaikan tugasnya bersama timnas Swedia, bek 22 tahun itu langsung terbang ke Manchester untuk menjalani tes medis serta penandatanganan kontrak.

Lindelof akan memulai debutnya bersama United dalam tur pramusim ke Amerika Serikat pertengahan Juli mendatang.
Baca Selengkapnya - Victor Lindelof Resmi Pemain Manchester United

Andrea Dovizioso Menang GP Catalunya (11/6/2017)

Minggu, 11 Juni 2017

Pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso sukses merebut kemenangannya yang kedua musim ini di MotoGP Catalunya yang digelar di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Montmelo, Spanyol, Minggu (11/6).

Kemenangan Dovizioso ini menandai kemenangan back-to-back perdana bagi Ducati sejak Casey Stoner di MotoGP Aragon, Spanyol dan Jepang pada 2010 silam.

Dovizioso pun diikuti oleh duet pembalap Repsol Honda, Marc Marquez di posisi kedua dan Dani Pedrosa di posisi ketiga.

Sementara itu posisi keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh pembalap Ducati Corse lainnya, Jorge Lorenzo dan debutan Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco.

Hasil balap MotoGP Catalunya 2017 (25 lap):
1. Andrea Dovizioso - Ducati Team (Desmosedici GP17) 44m 41.518s
2. Marc Marquez - Repsol Honda Team (RC213V) 44m 45.062s
3. Dani Pedrosa - Repsol Honda Team (RC213V) 44m 48.292s
4. Jorge Lorenzo - Ducati Team (Desmosedici GP17) 44m 51.126s
5. Johann Zarco - Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)* 44m 55.356s
6. Jonas Folger - Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)* 44m 55.439s
7. Alvaro Bautista - Pull&Bear Aspar Team (Desmosedici GP16) 44m 58.281s
8. Valentino Rossi - Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 45m 2.339s
9. Hector Barbera - Reale Avintia Racing (Desmosedici GP16) 45m 5.470s
10. Maverick ViƱales - Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 45m 5.707s
11. Cal Crutchlow - LCR Honda (RC213V) 45m 9.847s
12. Loris Baz - Reale Avintia Racing (Desmosedici GP15) 45m 14.799s
13. Scott Redding - Octo Pramac Racing (Desmosedici GP16) 45m 16.718s
14. Karel Abraham - Pull&Bear Aspar Team (Desmosedici GP15) 45m 20.954s
15. Tito Rabat - Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 45m 22.390s
16. Andrea Iannone - Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 45m 24.739s
17. Sylvain Guintoli - Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 45m 26.173s
18. Pol Espargaro - Red Bull KTM Factory Racing (RC16) 45m 30.511s
19. Sam Lowes - Factory Aprilia Gresini (RS-GP)* 45m 37.010s

Gagal finis:
Danilo Petrucci - Octo Pramac Racing (Desmosedici GP17)
Jack Miller - Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V)
Aleix Espargaro - Factory Aprilia Gresini
Baca Selengkapnya - Andrea Dovizioso Menang GP Catalunya (11/6/2017)

Jupe (Julia Perez) Meninggal Dunia

Sabtu, 10 Juni 2017


Julia Perez terus berjuang melawan kanker selama beberapa tahun terakhir. Namun kini, sang pedangdut telah meninggal dunia.

Kabar tersebut langsung dikonfirmasi oleh sang adik, Nia Anggia melalui akun Instagram-nya. Ia mengunggah foto Jupe telah terbaring kaku.

"Innalilahiwainailaihirojiun. Telah berpulang kakak kami tercinta Julia Perez. Minta doanya ya semua. Terima kasih semua atas supportnya selama ini," tulisnya.

Sontak saja postingan tersebut langsung mendapat perhatian dari fans. Banyak yang mengucapkan bela sungkawa pada keluarga Jupe.

"Innalillahi wa inna ilaihi roji'un semoga khusnul khotimah... kluaga yg di tinggalkan di beri ketabahan," tulis dongviiee.

"Innalillahiwainaillahirojiun turut berduka cita ya kami sekeluarga ka @anggitheperez , ka Jupe meninggal kapan gak nyangka bnget," tambah intanoktavia_08.

Julia Perez mengembuskan napas terakhir di usia 36 tahun. Ia meninggal dunia setelah bertahun-tahun berjuang melawan kanker serviks.
Baca Selengkapnya - Jupe (Julia Perez) Meninggal Dunia

Real Madrid Juara Liga Champions 2016/2017

Minggu, 04 Juni 2017

Juventus menghadapi juara bertahan dan pemegang rekor 11 gelar Real Madrid dalam partai final Liga Champions 2016/17 di Millennium Stadium, Cardiff, Minggu (04/6). Juventus tumbang 1-4. Madrid meraih La Duodecima dan mengukir sejarah.

Dalam laga yang dipimpin wasit Felix Brych asal Jerman ini, Cristiano Ronaldo membawa Madrid unggul di menit 20. Juventus membalas lewat overhead kick Mario Mandzukic di menit 27, tapi kemudian luluh lantak di babak kedua. Madrid menambah tiga gol melalui Casemiro menit 61, Ronaldo (lagi) menit 64 dan pemain pengganti Marco Asensio menit 90 - setelah pemain pengganti Juventus Juan Cuadrado diusir dengan kartu kuning kedua.

Ronaldo finis sebagai top scorer dengan 12 gol. Penantian panjang kiper dan kapten Juventus Gianluigi Buffon untuk mengangkat trofi Liga Champions pun berlanjut.

Juventus turun di final ini mengincar titel European Cup/Liga Champions mereka yang ketiga, yang pertama sejak 1996. Usai meraih Scudetto Serie A dan trofi Coppa Italia, Juventus juga berambisi meraih treble perdana mereka. Setelah selalu kalah dalam empat final terakhirnya di kompetisi elit ini, sang raksasa Italia tak mau kembali menelan kekecewaan yang sama.

Sementara itu, Madrid membidik titel ketiga dalam empat tahun. Selain itu, Madrid juga mengusung misi untuk menjadi tim pertama di era Liga Champions yang sanggup menjadi juara dua musim secara beruntun. Tak kalah penting, Madrid menatap titel ke-12, La Duodecima.

Sebuah pertandingan final yang seru tersaji di ibu kota Wales. Juventus yang punya pertahanan tangguh dan baru kebobolan tiga gol di Liga Champions musim ini menghadapi Madrid yang memiliki kekuatan ofensif menakutkan.

Massimiliano Allegri melakukan tujuh perubahan dari starting lineup di laga terakhir Serie A. Buffon, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini, Alex Sandro, Miralem Pjanic, Dani Alves dan Mario Mandzukic kembali jadi starter menggantikan Emil Audero, Stephan Lichtsteiner, Medhi Benatia, Kwadwo Asamoah, Claudio Marchisio, Juan Cuadrado serta Stefano Sturaro.

Di kubu Madrid, Zinedine Zidane hanya mengganti satu pemain dari komposisi terakhirnya. Danilo dipasang sebagai starter menggantikan Dani Carvajal. Sementara itu, putra Cardiff Gareth Bale duduk di bangku cadangan. Isco lah yang dipercaya untuk mendukung Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo di lini serang.

Juventus mengambil inisiatif serangan, tapi justru Madrid yang mampu mencetak gol pembuka lewat peluang pertama mereka. Tembakan Ronaldo dari ujung kotak penalti meneruskan umpan tarik Carvajal menggetarkan gawang Buffon dan membawa Madrid unggul 1-0.

Itu adalah gol ke-11 Ronaldo di Liga Champions musim ini. Torehan golnya sama dengan Lionel Messi (Barcelona) di puncak daftar top scorer sementara. Itu juga gol ke-500 Madrid sepanjang sejarah partisipasi mereka di kompetisi elit ini. Mereka adalah tim pertama yang sanggup mencapai milestone tersebut.

Ronaldo sendiri menjadi pemain pertama di era modern yang bisa mencetak gol di tiga final Liga Champions. Sebelumnya, dia juga mencetak gol di final 2008 (Manchester United vs Chelsea) dan 2014 (Real Madrid vs Atletico Madrid).

Juventus merespons dengan sempurna. Respons Juventus sempurna. Hanya tujuh menit berselang, Juventus menyamakan kedudukan lewat golazo alias gol indah Mandzukic. Meneruskan operan Higuain, striker Kroasia itu mengontrol bola dengan dada dan melepas overhead kick sambil membelakangi gawang. Bola meluncur indah ke sudut atas tiang jauh. Skor berubah jadi 1-1.

Mandzukic pun tercatat sebagai pemain ketiga yang pernah mencetak gol di final European Cup/Liga Champions dengan dua tim berbeda setelah Velibor Vasovic (Partizan & Ajax) dan Cristiano Ronaldo (Manchester United & Real Madrid). Mandzukic melakukannya bersama Bayern Munchen (2013) dan Juventus (2017).

Di babak kedua, ganti Madrid yang mengambil inisiatif serangan. Madrid coba mengancam lewat kerja sama Ronaldo dan Benzema, aksi individu Isco, dan tembakan jarak jauh Luka Modric, tapi masih terbentur dinding pertahanan Juventus.

Kerja keras Madrid membuahkan hasil. Madrid kembali unggul setelah tendangan jarak jauh Casemiro yang sedikit berubah arah setelah mengenai tumit Sami Khedira bersarang di gawang Buffon. Lini pertahanan Juventus runtuh, dan hanya tiga menit berselang Madrid bisa mencetak gol ketiga setelah umpan silang Modric disambar Ronaldo di tiang dekat.

Itu adalah gol ke-600 dalam karier profesional Ronaldo, di level klub dan tim nasional Portugal.


Allegri lalu menambah pemain ofensifnya. Juan Cuadrado dimasukkan untuk mengganti Andrea Barzagli. Pjanic yang sudah terkena kartu kuning juga ditarik keluar, digantikan Claudio Marchisio.

Meski unggul dua gol, Madrid tak mengendurkan tekanan. Itu membuat Juventus kesulitan membangun serangan.

Di 15 menit terakhir, Zidane mengganti Benzema dengan Bale. Ini adalah comeback Bale sejak cedera pada April lalu, dan di tanah kelahirannya sendiri. Sementara itu, Allegri menarik Paulo Dybala dan memasukkan Mario Lemina.

Isco yang mulai kelelahan kemudian diganti Marco Asensio saat laga memasuki sepuluh menit terakhir.

Upaya Juventus untuk mengejar mendapatkan pukulan setelah Cuadrado diganjar kartu kuning kedua menyusul sebuah insiden dengan Ramos di tepi lapangan. Sebelumnya dia sudah dikartu kuning karena melanggar Ronaldo. Juventus bermain dengan sepuluh orang di lima menit terakhir. Sulit!

Madrid pun mencetak gol ke-4 lewat Asensio dari assist Marcelo di menit 90. Game over untuk Juventus.

Partai ini sendiri merupakan ulangan final 1998, di mana Madrid mengalahkan Juventus 1-0 lewat gol tunggal Predrag Mijatovic. Waktu itu, Zidane berseragam La Vecchia Signora. Sekarang, Zidane melatih El Real. Zidane sukses membawa sang raja Eropa mengalahkan mantan timnya.

Madrid mengukir sejarah dengan menjadi tim pertama di era Liga Champions yang sanggup mempertahankan gelar mereka.

Juventus (4-2-3-1): Buffon; Barzagli (Cuadrado 66 - kuning 72), Bonucci, Chiellini, Alex Sandro (kuning 70); Pjanic (kuning 66) (Marchisio 71), Khedira; Dani Alves, Dybala (kuning 12) (Lemina 78), Mandzukic; Higuain.

Madrid (4-3-1-2): Navas; Carvajal (kuning 42), Varane, Ramos (kuning 31), Marcelo; Kroos (kuning 53) (Morata 89), Casemiro, Modric; Isco; Benzema (Bale 77), Ronaldo.

Statistik Juventus - Madrid
Ball possession: 43% - 56%
Shots: 9 - 18
Shots on target: 4 - 5
Kartu kuning: 4 - 3
Kartu merah: 1 - 0.
Baca Selengkapnya - Real Madrid Juara Liga Champions 2016/2017

Arsenal Juara FA Cup 2016/2017

Minggu, 28 Mei 2017

Raksasa EPL, Arsenal berhasil mengakhiri musim mereka dengan baik. Tim asal London Utara itu sukses menahbiskan diri sebagai tim tersukses di FA Cup usai membekuk juara Premier League, Chelsea dengan skor 2-1.

Gol Arsenal pada laga ini dicetak oleh Alexis Sanchez di awal babak pertama dan Aaron Ramsey di babak kedua, sementara The Blues sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Diego Costa.

Pada laga yang dihelat di Wembley ini, Arsenal terlihat begitu berambisi untuk menang. Tim besutan Arsene Wenger itu langsung mengambil inisiatif serangan semenjak wasit meniupkan peluit tanda diawalinya pertandingan.

Baru 5 menit laga berjalan, Arsenal sukses membuka keunggulan. Sepakan mendatar Alexis Sanchez sukses menjebol gawang Thibaut Courtois. Gol itu sejatinya cukup kontroversial karena sebelum Alexis Sanchez mencetak gol, Aaron Ramsey sudah berada dalam posisi offside tersebut. Wasit sendiri sempat menyatakan gol itu offside, namun setelah berkonsultasi dengan hakim garis, wasit Anthony Taylor mengesahkan gol tersebut sehingga kedudukan berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Arsenal.

Unggul satu gol membuat Arsenal semakin pede dalam menyerang. Pada menit 18 The Gunners kembali mendapat peluang melalui sundulan Danny Welbeck, namun sayang peluang itu hanya membentur tiang. Bola pantulan tersebut sejatinya hampir dimaksimalkan oleh Aaron Ramsey, namun sayang bola kembali melebar dari gawang Courtois.

11 Menit berselang, Welbeck kembali menebar terror ke gawang Chelsea. Tembakannya nyaris berbuah menjadi gol namun Gary Cahill melakukan clearance di depan garis gawang Chelsea sehingga peluang tersebut tidak berbuah menjadi gol. Chelsea sendiri bukannya tanpa perlawanan. Mereka beberapa kali menciptakan peluang matang, namun sayang hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan kedudukan tetap bertahan 1-0.

Memasuki babak kedua, jual beli serangan kedua tim terus berlanjut. Baru lima menit laga berjalan, Victor Moses sudah mengancam gawang David Ospina melalui tembakan kerasnya, namun kiper Kolombia itu berhasil mematahkan peluang tersebut.

14 Menit berselang, giliran Arsenal yang membuat peluang emas. Kali ini Hector Bellerin melepaskan tembakan keras mendatar dari luar kotak penalti. Namun Thibaut Courtois berhasil mengamankan peluang tersebut.

Pada menit 68 petaka datang bagi Chelsea. Mereka harus bermain dengan 10 orang pemain setelah Victor Moses mendapat kartu kuning keduanya setelah melakukan diving di gawang Arsenal.

Meski bermain dengan 10 pemain, Chelsea tidak patah arang. 7 Menit berselang Diego Costa sukses menyamakan kedudukan setelah umpan lambung Willian ditanduk dengan sempurna ke gawang David Ospina. Skor berubah menjadi 1-1.

The Gunners sendiri tidak tinggal diam atas gol Costa tersebut. Tiga menit berselang giliran Aaron Ramsey yang mengembalikan keunggulan Arsenal usai umpan lambung Olivier Giroud ditanduk dengan sempurna ke gawang Thibaut Courtois. Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan tim London Utara tersebut.

Unggul satu gol membuat Arsenal mulai bermain lebih hati-hati. Pelatih Arsene Wenger memutuskan untuk mengganti Alex Oxlade-Chamberlain untuk digantikan dengan Francis Coquelin. Pada menit 84 Hector Bellerin kembali menebar ancaman ke gawang Chelsea setelah solo run-nya tidak bisa dibendung oleh bek Chelsea. Namun sayang tembakannya masih melebar dari gawang Courtois.

Dua menit berselang, David Ospina kembali menggagalkan peluang emas Chelsea usai tembakan jarak dekat DIego Costa sukses dihentikan oleh kiper Timnas Kolombia tersebut. Arsenal nyaris menambah keunggulan satu menit berselang, setelah Mesut Ozil berhasil mengelabuhi bek Chelsea dan melepaskan tembakan mendatar ke gawang Courtois. Namun sayang tembakannya tersebut tidak terkonversi menjadi gol karena bola membentur tiang gawang.

Jual beli serangan terus terjadi di Wembley, namun hingga 4 menit tambahan waktu berakhir tidak ada gol lagi yang tercipta sehingga Arsenal sukses mengangkat trofi juara FA Cup ke 13 mereka. Dengan trofi ini mereka menjadi tim yang paling banyak mengangkat trofi juara FA Cup, unggul 1 trofi di atas Manchester United yang mengoleksi 12 Gelar juara.

Susunan Pemain
Arsenal (3-4-2-1): Ospina; Monreal, Mertesacker, Holding; Chamberlain (Coquelin 83'), Xhaka, Ramsey, Bellerin; Sanchez (Elneny 93'), Ozil; Welbeck (Giroud 78')

Chelsea (3-4-3): Courtois; Cahill, Luiz, Azpilicueta; Alonso, Kante, Matic (Fabregas 62'), Moses; Hazard, Costa (Batshuayi 88'), Pedro (Willian 72')
Baca Selengkapnya - Arsenal Juara FA Cup 2016/2017