/*Iklan ---------------------------------------- */

Phil Jackson Berpisah Dengan LA Lakers

Senin, 09 Mei 2011

Setelah sebelas tahun berkiprah, Phil Jackson akhirnya mengucapkan selamat tinggal kepada seluruh awak tim LA Lakers. Pelatih kharismatik ini memutuskan mundur dari jabatannya dan memilih pensiun dari panggung NBA.

Meski dalam suasana duka setelah timnya dipaksa tersingkir di babak semifinal playoff NBA, setelah kalah 122-86 (0-4) dari Dallas Mavericks di game keempat, Minggu (8/5/2011) waktu setempat, namun Jackson terpaksa tetap bertahan pada keputusannya untuk mundur.

Pelatih yang telah melatih Lakers sejak 2005 lalu, setelah sebelumnya sempat memimpinnya di era 1999-2004, terpaksa mengambil keputusan pensiun dengan alasan demi kebaikan tim. Suasana haru pun tercipta di American Airlines Center, selepas dual Mavericks kontra Lakers.

Sejumlah pemain Lakers memeluk dan mengucapkan salam perpisahan buat pelatih yang memberikan dua gelar juara di lima tahun kepelatihannya. Tak hanya kubu Lakers, seluruh awak tim Mavericks beserta pelatih dan pemilik klub Mark Cuban juga turut memberikan ucapan selamat tinggal buat pelatih 65 tahun tersebut.

“Ini merupakan perjalanan (karir) yang mengesankan,” tutur Jackson selepas laga sebagaimana dikutip Yahoosports, Senin (9/5/201).

Dalam kesempatan ini, Jackson juga meyakini bila kepergiannya tidak akan membuat performa Lakers merosot. Mantan pelatih Chicago Bulls ini bahakan percaya, Kobe Bryant dkk bakal mampu bangkit di musim depan dan bertarung memperebutkan gelar juara.

“Kita semua tahu, mereka (Lakers) selalu mampu bangkit dan menempatkan diri mereka dalam perburuan gelar. Lakers harus terus berjuang,” sambungnya memberikan semangat kepada anak asuhnya.

Kepergian Jackson memang membuat seluruh pemain Lakers sedih, tak terkecuali Kobe Bryant yang sukses menyabet beberapa gelar MVP di bawah arahan Jackson. “Saya tumbuh dan berkembang di bawah arahannya. Cara saya berpikir dan bertindak, tidak hanya di basket, tapi di segala hal datang darinya (Jackson). Perasaan saya campur aduk, bahkan, sempat terlintas dalam benak saya, bagaimana performa kami tahun depan,” imbuhnya.

Sepanjang era kepelatihannya bersama Lakers, Jackson tidak hanya dikenal pelatih jenius, namun juga memiliki hubungan yang dekat dengan anak asuhnya, dan Kobe adalah salah satunya. Terelepas dari itu, Jackson meninggalkan pentas NBA dengan prestasi mentereng, yakni meraih 11 gelar juara. Dia berhasil memenangi enam gelar juara bersama Michael Jordan saat di Chicago Bulls, tiga titel bersama Kobe (Lakers), dua dengan Shaquille O’Neal serta dua gelar lagi bersama Kobe di Lakers setelah sebelumnya sempat pensiun pada 2004.

Berita Terkait:

Iklan