Performa kurang baik selama di MotoGP, membuat James Toseland gagal bertahan di MotoGP tahun depan. Meski begitu pembalap asal Inggris ini cukup bangga dengan apa yang dicapainya selama di kelas MotoGP selama ini.
Toseland yang merupakan juara World Superbike (WSBK) di tahun 2004 dan 2007 promosi ke kelas MotoGP pada tahun 2008. Namun di ajang 'jet darat roda dua' ini dia gagal mendulang prestasi.
Di musim debutnya, Toseland sama sekali belum pernah menjejak podium dan finis terbaiknya hanya di urutan enam. Pembalap kelahiran 5 Oktober 1980 itu berada di urutan 11 klasemen akhir pembalap dengan mengemas 105 poin.
Kondisi tak jauh berbeda didapatnya di musim 2009 ini. Posisi di klasemen akhir malah melorot ke urutan 14 yang berbuntut dengan keputusan Monster Yamaha Tech 3 untuk tidak mempertahankannya.
Toseland akhirnya kembali ke WSBK di musim 2010 nanti. Dia bertukar tempat dengan Bes Spies di Sterilgarda Yamaha yang mengambil alih posisinya di Monster Tech 3.
Namun setelah dua tahun merasakan gegap gempitanya MotoGP dan kini harus kembali ke WSBK, Toseland tidak mau terlalu risau dengan penurunan karirnya itu. Dia tetap bangga dapat berkiprah di kasta teratas sekali pun seret dalam prestasi.
"Saya memiliki kesempatan untuk berkembang dalam karir saya dan untuk menjajal kemampuan saya dengan yang terbaik di dunia ini. Saya merasa beruntung memiliki kesemptan itu. Dan begini lah beratnya level itu," ungkapnya pada Crash Radio.
"Untuk dapat berada di MotoGP Anda memang harus memenangi sesuatu. Secara umum ini merupakan tahun yang berat. Karena kurang konsistennya performa saya. Saya pun memutuskan kembali ke WSBK 2010.